Heboh 2 ABG Dinikahi Siswa SMK, Pemkab Kumpulkan Kepala Desa Se-Lombok Barat

Heboh 2 ABG Dinikahi Siswa SMK, Pemkab Kumpulkan Kepala Desa Se-Lombok Barat

Pernikahan siswa SMK dengan 2 ABG di Lombok Barat, NTB, berbuntut panjang. Seluruh kepala desa di Lombok akan dikumpulkan.
“Rencana Kamis tanggal 22 Oktober kami akan rakor di Kecamatan untuk mengundang semua kepala desa untuk membahas masalah pernikahan anak,” ujar Sekretaris Kantor DP2KBP3A Lombok Barat, Erni Suryana.

Erni mengatakan pihaknya telah memanggil dan meminta keterangan kepada kedua mempelai serta orang tua dan kepala dusun terkait. Rapat koordinasi yang akan digelar itu bertujuan menekan angka pernikahan usia anak serta memberikan pemahaman hukuman dan sanksi bagi siapa saja yang membiarkan kasus serupa terjadi.

“Tapi minimal ini peringatan bagi seluruh aparat baik kepala dusun, aparat desa untuk ke depannya tidak membiarkan, apalagi memfasilitasi, pernikahan usia anak karena ada hukuman yang sudah menunggu,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhaffiq Shiddiq mengatakan untuk sementara belum ada laporan mengenai pernikahan 2 ABG sekaligus. Pihaknya memastikan tidak ada yang dirugikan dalam pernikahan anak di Lombok Barat ini.

“Untuk sementara belum ada laporan resmi yang masuk ke kita mengenai pernikahan 2 anak sekaligus ini. Tapi kita tetap turun untuk memastikan apakah ada yang dirugikan,” kata Dhaffiq, secara terpisah.

Sebelumnya, Pemkab Lombok Barat menegaskan tak mungkin memisahkan siswa SMK menikahi 2 wanita yang viral. Sebab, dua mempelai telah hamil.

“Karena kedua mempelai sudah hamil, sehingga upaya untuk memisahkan tidak mungkin dilakukan,” kata Erni.

Selain mendapatkan fakta soal kedua mempelai wanita sudah hamil, Erni mengatakan pemanggilan tersebut menjadi peringatan kepada aparat desa agar tidak membiarkan kasus pernikahan usia anak terjadi.

“Tapi minimal ini peringatan bagi seluruh aparat baik kepala dusun, aparat desa untuk ke depannya tidak membiarkan apalagi memfasilitasi pernikahan usia anak karena ada hukuman yang sudah menunggu,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top